Jumat, 13 Juni 2014

Cara Cek Tahun Berapa PC/Laptop/Notebook Anda Dibuat

Pagi Semuanya...

Apa Kabar Sahabat Blog...Disini Admin Mau Berbagi Ilmu Apa Yang Admin Dapat Tadi Di Grup hehehe tersenyum lebar ...Langsung Aja

1.Klik "-START-" Lalu Pilih "-RUN-"

2.Tuliskan "-cmd-" di Dialog Box Run

 
 3.Akan Muncul CMD


 4.Tuliskan "debug" Lalu "Enter" Terus Tuliskan "df000:fff5" Lalu Enter

Hehehe Liat Kan Tahun Pembuatannya Ketika Sudah Liat Jangan Langsung Trauma Kalau Laptop/PC/Notebook nya Keluaran Lama Kayak Punya Admin HEHEHE

Sekian Dan Terimakasih crazy monkey 050


Cerita Lucu

Merangkak
Daud : Semalam kamu berantem dengan istrimu?
Victor : Ya… benar…. Tapi sudah selesai, saya yang menang! Ia merangkak persis di hadapanku sambil merengek.
Daud : Oh… Ya… Dia merengek apa?
Victor : Dia merengek, “HAI PENGECUT, KELUAR KAU DARI KOLONG RANJANG!!!”
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Film India & Film China

Hal-hal yang ada di Film India dan tidak akan kita temukan sehari-hari
1. Seorang pria tidak akan merasa sakit saat melakukan perkelahian sengit namun akan mengaduh sakit saat seorang wanita berusaha membersihkan lukanya.
2. Tokoh jagoannya tak pernah jatuh cinta pada jagoan wanita kecuali sebelumnya mereka menari-nari di bawah hujan.
3. Sekali dipakai make-upnya tidak pernah luntur, saat hujan ataupun saat lainnya.
4. Dua orang kekasih bisa menari-nari ditengah lapang dan entah dari mana 100 orang lainnya akan muncul dari antah berantah dan bergabung menari bersama mereka. (penari latar michael jackson aja kalah banyak)
5. Pada babak akhir, sang jagoan akan menemukan bahwa si tokoh jahat yang dilawannya sebenarnya adalah saudara kandungnya, wanita tua yang mencarinya adalah ibunya dan kepala inspektur adalah ayahnya serta sang hakim adalah pamannya dan seterusnya.
6. Kata-kata Inggris yang biasanya muncul adalah (biasanya diucapkan keras2 di antara kalimat) No Problem!, My God!, Get Out!, Shut-up!, Impossible!, Please forgive me! SHIT..!
7. Mereka berguling-guling dan berputar2 sambil bernyanyi dan muncul lagi dengan pakaian berbeda.
8. Mereka bisa berlari mengelilingi pohon kelapa, bernyanyi, saling memandang dan memalingkan muka menggoda dan berganti pakaian pada waktu yang sama tanpa menarik nafas….
9. Jagoan gak boleh liat pohon dan tiang listrik, pasti joget dulu muter2 dan tiba2 wanitanya muncul, gak heran film india minimal pasti 3 jam bisa lebih gak rugi sih.
10. Airmata sang jagoan dan si wanita gampang mengucur bak keran air, tapi cepat juga kering dan langsung joget mbok, BRAVO…
=============================================
Hal-hal yang ada di Film Kungfu Cina dan tidak akan kita temukan sehari-hari
1. Menjadi orangtua sang jagoan selalu bernasib sial dan biasanya selalu dibunuh oleh musuh saat si jagoan masih muda, dan si jagoan akan jadi yatim piatu trus belajar ilmu silat dan balas dendam dstnya
2. Ketika seseorang terluka berat dan sekarat, ia selalu berhasil bertahan hidup dan mengucapkan beberapa kalimat untuk mengungkapkan si pembunuh sebelum kepalanya terkulai dan menyatakan dirinya telah benar2 mati.
3. Orang-orang yang mahir kungfu mampu terbang ke atas atap, ke atas pohon dan menempuh jarak jauh tanpa berkeringat. Namun saat berjalan ke kota dan desa-desa mereka tetap harus berjalan kaki atau menunggang kuda.
4. Sang jagoan tak perlu bekerja untuk mendapatkan uang, namun selalu memiliki uang emas dan perak untuk membayar makanan mereka.(minta jatah preman kali ye….)
5. Sang jagoan dan sang penjahat akan saling bertemu walaupun Negara mereka sangat luas dan tak peduli dimanapun mereka berada. (padahal belon ada HP)
6. Menyembuhkan luka dalam di tubuh cukup dengan duduk bersilang kaki, telapak tangan di lutut dan asap keluar dari kepala.
7. Mereka bisa menyimpan banyak barang di baju lengan panjang mereka dan tak pernah menjatuhkannya. Terutama sedemikian banyak logam2 emas….dan botol2 obat penyembuh berbagai racun
8. Jagoan pasti jago minum arak, apalagi sedang kesel/marah, sekali minum bisa berdrum2 (5-10 drum) kayak jacky chan pendekar mabuk.
9. Sebelum mati, sang guru bisa mentransfer tenaga dalam ke muridnya hanya dengan menempelkan telapak tangan ke pundak si murid begitu gampang dan cepat bahkan mengalahkan kecepatan USB cable, infra red dan bluetooth jaman sekarang
10. Hebatnya kalo wanita mengenakan kostum pria, dan suaranya suara wanita, namun orang2 bahkan pendekar2 pria tidak sadar bahwa itu seorang wanita, harus melalui proses tak sengaja menyentuh dada si wanita baru pendekarnya sadar. Alamak pendekar centil ye…

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------
 Mamat Si Beken

Mamat, pesuruh di kantor kami dikenal suka omong gede, ngakunya kenal sama semua orang beken di negeri ini. Tingkahnya itu kadang-kadang ngeselin. Suatu waktu, boss-nya penasaran dan ingin membuktikan bualannya.
“Oke boss” kata si Mamat, “sebutin aja deh nama orangnya yang ane kagak kenal”.
“Coba buktiin you kenal nggak sama si Meriem Bellina”.
“Beres boss. ‘Yuk kita ke pengadilan. Maklum si Meriem ‘kan lagi ngegugat-cerai lakinya.”
Di pengadilan, menunggu sebentar, nggak lama kemudian muncul Meriem diiringi pengacaranya.
Begitu lewat di depan si Mamat, langsung si Meriem negor:
“Eh, Mat ke mana aja udah lama nggak keliatan?”, diiringi cium pipi kiri dan kanan ala selebritis. “‘Ntar kalo urusan udah selesai main ya ke rumah”.
Sejenak si boss terpana, tapi tak lama kemudian dia ngomong: “Ah, saya masih belum yakin. ‘ngka li kebetulan aja. Ayo sekarang tunjukin kalo you kenal sama si Liem Sioe Liong”.
“Beres boss”.
Esoknya mereka menunggu di lobby gedung BCA yang diagunin ke BPPN itu. Tak lama kemudian muncullah si taipan diiringi bodyguard-nya.
Melihat si Mamat, eh si taipan nyamperin:
“Haiyya, Mat. Tumben elu baru nongol. Owe udah lama nyariin elu. Ke mana ajah? Yuk keatas dulu, kita ngopi sebentar”.
“Wah, ‘koh, ane lagi banyak urusan nih. Kamsia deh. Kapan-kapan ane pasti mampir lagi”.
Si taipan nyautin: “Iya dah. Jangan lupa ya”, sambil tangannya menyisipkan sesuatu ke kantong si Mamat.
Beberapa saat si boss melongo menyaksikan semua adegan pembicaraan. Tapi si boss masih penasaran, katanya:
“Oke deh, saya udah hampir percaya semua yang saya saksikan. Tapi ini test yang terakhir. Coba buktiin kalo you kenal sama Gus Dur”.
“Yakh boss, terang ane kenal, ‘kan saben hari nongol di TV”.
“Bukan itu maksudku, tapi kenalnya kenal beneran”, sergah si boss.
“Beres deh boss, ‘ka n hari Minggu ada Gus Dur di Senayan. ‘Ntar kita ke sana.”
Hari Minggu sungguh luar biasa, ribuan massa sudah luber di Senayan.
“Wah, boss kalo gini caranya susah juga ya. Gimana caranya dia tau ane ada di sini. Tapi… gini aja deh, boss. Boss tunggu aja di sini. Boss liat aja nanti ane keluar di podium barengan ame Gus Dur. Ane kenal kok sama Banser-Banser yang tugas di podium.”
Ditunggu-tunggu, setengah jam kemudian tepuk tangan bergemuruh nyambut Gus Dur keluar dari podium, dan… keluar dengan digandeng si Mamat di sebelahnya. Di sebelah satunya jelas si Yenny, putrinya. Tak lama kemudian si Mamat balik mau nemuin boss-nya.
Kaget dia nemuin bossnya pingsan dikelilingi Petugas P3K, jangan-jangan serangan jantung. Setelah ditunggu beberapa lama kemudian, pelan-pelan dia ngomong ke si bossnya:
“Boss, boss kenapa ente?”
Nggak lama si boss buka matanya, setengah berbisik, “Nggak apa-apa. Aku nggak apa-apa”.
“Abis kenapa bisa kejadian begini?”, tanya si Mamat.
“Tadi waktu you keluar bareng Gus Dur di podium, orang di sebelah saya ngomong: “EH, SIAPA TUH YANG DIGANDENG SI MAMAT???

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------








Cara Ngobrol Sama Cewe Yang Disuka

Pagi Sahabat....

Pagi Ini Blog Sahabat Ingin Membahas Tentang Cara PDKT Sama Cewe Yang Para Sahabat Suka Hehehe...Admin Juga Punya Cewe Yang Admin Suka Dan Satu Kelas Sama Admin Hehehe (Curhat Dikit)
Oke Langsung Aja Ke Tips N Trik nya

Kurang lebih tips & tricknya seperti ini :
1. Posisikan diri sebagai pendengar yg baik, pancing dia untuk aktif berkomunikasi/bicara. Jangan
menunggu dia yang berbicara, tapi juga jangan terlalu banyak bicara.. pepatah kuno mengatakan kita diberi
satu mulut dan dua telinga yang artinya sebaiknya kita lebih banyak mendengar daripada berbicara, tapi kalo
dia ga ngomong-ngomong juga, pancing agar dia yg banyak bicara.

2. Jangan bilang kamu tuh cewe paling cantik yang pernah aku temui , hasil dari ini sudah sangat jelas.. ini
adalah gombalan kelas playgroup.. please.. hentikan ini sebelum dia mulai mual dan muntah darah. Cewek-
cewek akan berfikir bahwa anda tukang gombal yang seharusnya mulai mencuci mulutnya di laut, jadi kalo
bro dah ngomong gini, mending ke laut aja.

3. berkenalan apa adanya, jangan berbohong.. sedikit memanipulasi boleh tapi tidak berbohong,
memanipulasi bisa seperti ini.. misal ditanya ama cewe-nya
“kmu udah nikah belum sih ?”,
ga perlu jawab.. bilang aja
“kenapa? kamu tertarik ya untuk nikahi aku ya? ” ,
lalu segera alihkan topic pembicaraan ato ajak
becanda.. dia akan melupakannya.

4. biasakan untuk tidak menjelek-jelekkan orang lain, pada cewe bodoh.. dia akan berfikir bahwa anda sok
pintar.. pada cewe pintar, anda akan nampak sebagai tukang adu domba. 5. Nama adalah hal yang penting, jangan pernah lupa.. jangan lupa bertanya namanya dan jangan melupakannya, kalau bisa beri dia julukan yang akan dia kenang selamanya.. intinya being noticeable in special way.
contoh :
Saat berkenalan dengan cewe yang cakep, putih, dan
baik hati.. saya beri julukan padanya ‘casper’, apakah
dia protes?? tentu saja dia sempat bertanya dengan
protes, aku beri dia jawaban seperti ini :
“kan kamu putih, baik hati dan imut, jadi aku inget ama
casper tapi kalo ga suka dipanggil gitu, ya gpp deh
casper…, eh salah lagi..” , dan bro.. dari nomor baru
pun, jika saya kirim sms dan memanggilnya casper, dia
mengingat saya. Hahaha..

6. pada saat ngobrol dengannya, jika sudah kehabisan topic berbicara, segera pamit untuk sibuk atau apapun.. jangan menjadi membosankan dengan memberikan topic yang mungkin tidak dia suka, dengan

pamit mau sibuk, bro malah akan terlihat sebagai seseorang yang bertanggung jawab pada diri sendiri,
maksudnya gini.. kalau bro pamit mau sibuk, dia akan berfikir jika bro sedang bekerja, atau mungkin
melakukan sesuatu yang penting buat bro.
Contoh :
eh sorry yak, aku mo lanjut kerja dulu, ntar aku
sambung lagi yah, soalnya kamu orangnya cukup asik
diajak ngobrol.
Jangan bilang dia asik banget, kenapa ?? karena akan
bikin dia secara ga sadar jadi jual mahal dan semakin
sulit didekati.
atau, bro bisa minta dia cerita soal sesuatu yang dia
senangi, misal hobi.. jika ini sudah dan bro benar-
benar mentok topicnya.. gunakan cara diatas.
7. berikan pujian/hadiah secukupnya dan ikhlas, jangan sering-sering juga memberikannya, caranya ?
jangan memuji berlebihan dan setelah memuji, segera bicarakan hal lain.
Pujian itu bentuk dari hadiah.. dan hadiah berupa pujian itu hadiah paling murah yang bisa diberikan.
misal sekali waktu seperti ini :
co : tumben hari ini kamu kayaknya seneng banget,
jadi terlihat lebih menarik dah..
ce : ah bisa aja… / halah.. / makasih..
co : eh hari ini hari apa ya, koq aku lupa
ce : halah.. / koq bisa lupa / hari aja bisa lupa …
co : biasanya sih ga lupa, tp pas liat kamu aku jadi
lupa.. aneh..
ce : emang aku knp? / something wrong? ( misalnya )
co : gpp, cuma kliatannya kamu tampil beda aja hari
ini. Apa mungkin ada something yg spesial nih hari ini
koq kamu kliatan beda, kliatan lbh bersemangat.
co : ( teruskan sendiri/improvisasi )
co : kamu ganti parfum ya, koq wanginya agak lain
lebih enak di hidung?
ce : enggat tuh
co : ( teruskan sendiri )

8. Ingat untuk selalu menjadi orang yg menyenangkan dan jgn pasif di depan cewe. Klo deketin cewe banyak diemnya mending mundur aja deh atur strategi dulu, klo diterusin banyak diemnya bakalan ilfil dia,
ujung2nya gagal dapet bekicod deh……. GaTot alias Gagal Total

9. Jangan sampe kita kelihatan terlalu memburu dia, dijamin deh dia bakalan mundur teratur menjauh,
kalem aja slowly but sure. Hargai proses, karena di sini tantangannya. Hidup adalah perjuangan & PDKT juga suatu perjuangan tersendiri. Challenge is like art, so PDKT is an Art

Sumber 


Rabu, 19 Maret 2014

Cerita Melayu Klasik "Hikayat Si Miskin"



Siang Semuanya

Siang ini saya mau bagikan cerita MELAYU KLASIK lagi...Cek aja langsung ke TKP

Sastra Melayu Klasik Hikayat Si Miskin



Hikayat Si Miskin

Karena sumpah Batara Indera, seorang raja keinderaan beserta permaisurinya bibuang dari keinderaan sehingga sengsara hidupnya. Itulah sebabnya kemudian ia dikenal sebagai si Miskin.
Si Miskin laki-bini dengan rupa kainnya seperti dimamah anjing itu berjalan mencari rezeki berkeliling di Negeri Antah Berantah di bawah pemerintahan Maharaja Indera Dewa. Ke mana mereka pergi selalu diburu dan diusir oleh penduduk secara beramai-ramai dengan disertai penganiayaan sehingga bengkak-bengkak dan berdarah-darah tubuhnya. Sepanjang perjalanan menangislah si Miskin berdua itu dengan sangat lapar dan dahaganya. Waktu malam tidur di hutan, siangnya berjalan mencari rezeki. Demikian seterusnya.
Ketika isterinya mengandung tiga bulan, ia menginginkan makan mangga yang ada di taman raja. Si Miskin menyatakan keberatannya untuk menuruti keinginan isterinya itu, tetapi istri itu makin menjadi-jadi menangisnya. Maka berkatalah si Miskin, “Diamlah. Tuan jangan menangis. Biar Kakanda pergi mencari buah mempelam itu. Jikalau dapat, Kakanda berikan kepada tuan.”
Si Miskin pergi ke pasar, pulangnya membawa mempelam dan makanan-makanan yang lain. Setelah ditolak oleh isterinya, dengan hati yang sebal dan penuh ketakutan, pergilah si Miskin menghadap raja memohon mempelam. Setelah diperolehnya setangkai mangga, pulanglah ia segera. Isterinya menyambut dengan tertawa-tawa dan terus dimakannya mangga itu.
Setelah genap bulannya kandungan itu, lahirlah anaknya yang pertama laki-laki bernama Marakarmah (anak di dalam kesukaran) dan diasuhnya dengan penuh kasih sayang.
Ketika menggali tanah untuk keperluan membuat teratak sebagai tempat tinggal, didapatnya sebuah tajau yang penuh berisi emas yang tidak akan habis untuk berbelanja sampai kepada anak cucunya. Dengan takdir Allah terdirilah di situ sebuah kerajaan yang komplet perlengkapannya. Si Miskin lalu berganti nama Maharaja Indera Angkasa dan isterinya bernama Tuan Puteri Ratna Dewi. Negerinya diberi nama Puspa Sari. Tidak lama kemudian, lahirlah anaknya yang kedua, perempuan, bernama Nila Kesuma.
Maharaja Indera Angkasa terlalu adil dan pemurah sehingga memasyurkan kerajaan Puspa Sari dan menjadikan iri hati bagi Maharaja Indera Dewa di negeri Antah Berantah.
Ketika Maharaja Indera Angkasa akan mengetahui pertunangan putra-putrinya, dicarinya ahli-ahli nujum dari Negeri Antah Berantah.
Atas bujukan jahat dari raja Antah Berantah, oleh para ahli nujum itu dikatakan bahwa Marakarmah dan Nila Kesuma itu kelak hanyalah akan mendatangkan celaka saja bagi orangtuanya.
Ramalan palsu para ahli nujum itu menyedihkan hati Maharaja Indera Angkasa. Maka, dengan hati yang berat dan amat terharu disuruhnya pergi selama-lamanya putra-putrinya itu.
Tidak lama kemudian sepeninggal putra-putrinya itu, Negeri Puspa Sari musnah terbakar.
Sesampai di tengah hutan, Marakarmah dan Nila Kesuma berlindung di bawah pohon beringin. Ditangkapnya seekor burung untuk dimakan. Waktu mencari api ke kampung, karena disangka mencuri, Marakarmah dipukuli orang banyak, kemudian dilemparkan ke laut. Nila Kesuma ditemui oleh Raja Mengindera Sari, putera mahkota dari Palinggam Cahaya, yang pada akhirnya menjadi isteri putera mahkota itu dan bernama Mayang Mengurai.
Akan nasib Marakarmah di lautan, teruslah dia hanyut dan akhirnya terdampar di pangkalan raksasa yang menawan Cahaya Chairani (anak raja Cina) yang setelah gemuk akan dimakan. Waktu Cahaya Chairani berjalan –jalan di tepi pantai, dijumpainya Marakarmah dalam keadaan terikat tubuhnya. Dilepaskan tali-tali dan diajaknya pulang. Marakarmah dan Cahaya Chairani berusaha lari dari tempat raksasa dengan menumpang sebuah kapal. Timbul birahi nahkoda kapal itu kepada Cahaya Chairani, maka didorongnya Marakarmah ke laut, yang seterusnya ditelan oleh ikan nun yang membuntuti kapal itu menuju ke Palinggam Cahaya. Kemudian, ikan nun terdampar di dekat rumah Nenek Kebayan yang kemudian terus membelah perut ikan nun itu dengan daun padi karena mendapat petunjuk dari burung Rajawali, sampai Marakarmah dapat keluar dengan tak bercela.
Kemudian, Marakarmah menjadi anak angkat Nenek Kebayan yang kehidupannya berjual bunga. Marakarmah selalu menolak menggubah bunga. Alasannya, gubahan bunga Marakarmah dikenal oleh Cahaya Chairani, yang menjadi sebab dapat bertemu kembali antara suami-isteri itu.
Karena cerita Nenek Kebayan mengenai putera Raja Mangindera Sari menemukan seorang puteri di bawah pohon beringin yang sedang menangkap burung, tahulah Marakarmah bahwa puteri tersebut adiknya sendiri, maka ditemuinyalah. Nahkoda kapal yang jahat itu dibunuhnya.
Selanjutnya, Marakarmah mencari ayah bundanya yang telah jatuh miskin kembali. Dengan kesaktiannya diciptakannya kembali Kerajaan Puspa Sari dengan segala perlengkapannya seperti dahulu kala.
Negeri Antah Berantah dikalahkan oleh Marakarmah, yang kemudian dirajai oleh Raja Bujangga Indera (saudara Cahaya Chairani).
Akhirnya, Marakarmah pergi ke negeri mertuanya yang bernama Maharaja Malai Kisna di Mercu Indera dan menggantikan mertuanya itu menjadi Sultan Mangindera Sari menjadi raja di Palinggam Cahaya.


Sekian dan Terimakasih

SOURCE: Sumber Cerita

Cerita Melayu Klasik "Hikayat Cabe Rawit"


Siang Semuanya

Siang ini saya mau posting cerita MELAYU KLASIK lagi untuk dongeng tidur cerita ini cocok langsung aja cek ke TKP

Hikayat Cabe Rawit

Alkisah, pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami-isteri di sebuah kampung yang jauh dari kota. Keadaan suami-isteri tersebut sangatlah miskin. Rumah mereka beratap anyaman daun rumbia, lantai hanya berupa tanah yang diratakan, dan di dalamnya hanya ada selembar tikar terbuat dari anyaman daun pandan sebagai tempat untuk beristirahat.

Suatu hari terjadi suatu percakapan serius diantara kedua suami-isteri tersebut. “Isteriku, sebenarnya apa kesalahan kita hingga setua ini belum juga dikaruniai momongan. Padahal, aku tidak pernah berbuat jahat dengan menipu atau mencuri walau kita kadang tidak mempunyai beras untuk ditanak,” kata sang suami.

“Entahlah, suamiku. Aku juga tidak pernah berbuat jahat dan bahkan selalu rajin beribadah,” jawab sang isteri sambil menahan air mata.

“Mungkin kita kurang berserah diri dalam beribadah. Bagaimana kalau nanti malam kita sholat tahajud sambil memohon agar dikaruniai momongan?”

Tanpa mengiyakan lagi, sang isteri langsung berucap, “Kalau diberi anak, walau sebesar cabe rawit pun akan aku rawat dengan penuh kasih sayang.”

Singkat cerita, beberapa minggu kemudian sang isteri mulai merasakan mual dan sakit pada bagian perutnya karena hamil. Namun, pasangan ini tidak merasa curiga dan menganggap hanya sakit perut biasa. Dan, karena datangnya sakit tidak berlangsung secara terus-menerus serta kondisi perut yang tidak membengkak seperti layaknya orang hamil, maka sang isteri tetap bekerja seperti biasa membantu suaminya mencari nafkah.

Suatu ketika setelah sholat Subuh sang isteri merasakan sakit yang teramat sangat pada bagian perutnya. Hal ini membuat suaminya menjadi bingung sekaligus gelisah. Ia ingin segera membawa isterinya berobat ke tabib atau dukun terdekat, tetapi tidak mempunyai uang sepeser pun untuk membayarnya.

Tidak berapa lama kemudian sakit sang isteri mulai mereda karena telah berhasil melahirkan bayinya dengan selamat. Tetapi betapa terkejutnya mereka ketika melihat kondisi fisik bayi tersebut hanya sebesar cabe rawit. Sang isteri pun menjadi bersedih hati. Ia tidak mengira kalau bakal melahirkan dan mendapatkan bayi yang ukurannya super mungil.

Untuk menenangkan hati isterinya, sang suami lalu berkata, “Sudahlah isteriku, apapun kondisi bayi ini, dia adalah karunia Ilahi yang harus kita rawat dan jaga. Masih ingatkah engkau kalau dahulu pernah berkata akan menjaga dan merawat dengan penuh kasih sayang apabila dikaruniai anak walau hanya sebesar cabe rawit?”

Tanpa berkata sepatah pun, sang isteri hanya tersenyum. Sebuah senyum bahagia karena akhirnya dipercaya oleh Tuhan untuk memiliki momongan. Ia telah menjadi seorang ibu. Suatu hal yang selama ini selalu didambakan olehnya dan setiap wanita di dunia ini.

Mulai sejak saat itu, sang bayi yang berjenis kelamin perempuan dirawat dengan penuh kasih sayang hingga remaja. Namun, mungkin karena sudah suratan takdir, tubuhnya tidak tumbuh besar dan tetap seperti cabe rawit. Walau begitu, ia masih bisa membantu ayahnya bekerja sebagai kuli pengangkut barang di pasar untuk mendapatkan sedikit rezeki.

Suatu ketika, karena terlalu lelah bekerja sang ayah jatuh sakit dan tak lama kemudian meninggal dunia. Sementara sang ibu yang merasa sangat terpukul akan kepergian suami tercintanya, setiap hari kerjanya hanya menangis saja. Dia sedih sekaligus bingung karena sang suami adalah tulang punggung keluarga. Dia tidak tahu harus berbuat apa untuk menghidupi diri dan anaknya. Hal itu membuat tubuhnya yang sudah tua semakin rentan terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Khawatir akan kesehatan ibunda tercintanya, sang anak yang diberi nama sesuai dengan ukuran tubuhnya yaitu “Cabai Rawit” berinisiatif untuk menggantikan posisi sang ayah sebagai kuli pengangkut barang di pasar. “Saya akan bekerja menggantikan Ayah, Bu,” katanya meminta izin.

“Jangan Nak, nanti kalau kau terpijak orang bagaimana?” sahut sang Ibu.

“Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa, Bu. Saya sudah biasa membantu Ayah di pasar,” jawab Cabe Rawit singkat.

“Anakku, hanya engkau sekarang satu-satunya orang yang Ibu sayangi. Ibu tidak mau kehilanganmu Nak,” kata sang Ibu.

“Yakinlah kalau semuanya akan baik-baik saja asalkan ibu mau mendoakan saya. Nanti kalau memang ternyata tidak sanggup, Saya akan langsung pulang,” desak Cabe Rawit.

Setelah berpikir beberapa saat, akhirnya Sang Ibu luluh hatinya. “Baiklah anakku, kalau engkau memaksa. Berhati-hatilah engkau selama bekerja dan jangan terlalu memaksakan diri. Ibu tidak mau hal serupa yang terjadi pada Ayahmu terulang kembali pada dirimu.”

Setelah mendapat restu dari Ibunya, tanpa bekal apapun Cabe Rawit segera berangkat ke pasar. Ketika sampai di sebuah perempatan jalan dia berpapasan dengan seorang pedagang pisang. Karena tubuhnya sangat kecil, sang pedagang tidak melihat sehingga raga pisangnya nyaris mengenai tubuh Cabe Rawit.

“Awas Pak, raga pisangmu hampir mengenai tubuhku,” teriak Cabe Rawit.

Sepontan sang pedagang pisang menghentikan langkahnya sambil celingak-celinguk melihat ke samping dan belakang.

“Awas Pak, raga pisangmu hampir mengenai tubuhku,” teriak Cabe Rawit lagi.

Sang pedagang pisang kembali celingak-celinguk untuk mencari sumber suara tadi. Tetapi tidak ada sesosok manusia pun dijumpainya.

“Raga pisangmu hampir menghimpit tubuhku,” teriak Cabe Rawit kesal.

Sang pedagang pisang yang tetap tidak dapat melihat siapa yang sedang berteriak akhirnya menjadi ketakutan. Tanpa berpikir panjang, dia langsung saja ambil langkah seribu dan meninggalkan dagangannya begitu saja karena mengira ada makhluk halus yang ingin mengganggunya.

Dagangan yang ditinggalkan itu lalu diambil oleh Cabe Rawit untuk dibawa pulang ke rumah. Pikirnya, daripada diambil orang atau dimakan hewan ternak, lebih baik pisang-pisang itu ia bawa ke rumah untuk dimakan bersama ibunya sebagai pengganti nasi.

Keesokan harinya ketika berjalan di tempat yang sama Cabe Rawit hampir dilindas oleh seseorang yang sedang bersepeda sambil membawa beras. Karena kaget, Si Cabe Rawit lalu berteriak, “Hati-hati, ban sepedamu dapat menggilas tubuhku!”

Sama seperti pedagang pisang kemarin, orang yang ternyata pedagang beras tersebut langsung menghentikan laju sepedanya sambil celingak-celinguk mencari sumber suara yang didengarnya. Namun, karena tidak ada orang disekitarnya sang pedagang beras langsung mengayuh sepedanya dengan meninggalkan beberapa karung berasnya agar lebih ringan.

Sepeninggal pedagang beras, Cabe Rawit langsung membawa beras yang ditinggalkan untuk dibawa pulang ke rumah. Sesampainya di rumah dia langsung menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya. “Tadi di perjalanan menuju pasar saya berpapasan dengan seorang pedagang beras. Waktu itu ban sepedanya hampir saja melindas. Tetapi ketika saya berteriak, dia malah melarikan diri dan meninggalkan berasnya begitu saja. Daripada diambil orang atau dimakan burung, sebagian beras itu saya bawa pulang. Bukankah kita sudah tidak memiliki beras lagi, Bu?”

Hal serupa juga terjadi pada keesokan harinya, namun kali ini dengan seorang pedagang ikan. Dan sama seperti pedagang pisang maupun beras, sang pedagang ikan juga lari tunggang langgang dengan meninggalkan dagangannya begitu saja. Ikan-ikan itu juga dibawa pulang oleh Cabe Rawit dengan alasan dari pada dimakan kucing atau binatang lain pemakan daging.

Begitulah, setiap hari Cabe Rawit selalu saja berpapasan dengan para pedagang, mulai dari pedagang makanan, pakaian, hingga perhiasan. Mereka semua ketakutan dan meninggalkan barang dagangannya, sehingga Cabe Rawit selalu membawa pulang berbagai macam barang tanpa harus bekerja sebagai kuli angkut di pasar.

Lama-kelamaan, karena Ibu Cabe Rawit semakin makmur hidupnya, para tetangga menjadi curiga. Mereka mengira kalau Ibu Cabe Rawit melakukan hal-hal yang dilarang agama sehingga membuat dirinya kaya tanpa harus bekerja membanting tulang. Oleh karena itu, diketuai oleh kepala kampung, para warga berbondong-bondong mendatangi rumah Ibu Cabe Rawit untuk meminta penjelasan.

Setelah bertemu dengan Ibu Cabe Rawit, Sang Kepala Kampung sebagai juru bicara langsung bertanya, “Dari mana engkau mendapatkan kekayaan, padahal tidak bekerja dan tidak ada orang yang memberimu nafkah lagi?”

Ibu Cabe Rawit hanya diam seribu bahasa sehingga Sang Kepala Kampung mengulangi pertanyaannya lagi, “Tolong jawab pertanyaanku agar warga desa di sini tidak curiga terhadapmu.”

Tiba-tiba dari dalah rumah terdengar suara, “Tolong jangan ganggu Ibuku. Kalau kalian ingin menyakiti, sakitilah aku. Ibuku tidak bersalah.”

Orang-orang yang mendengar suara itu sontak terkejut. Mereka hanya mendengar suara namun tidak melihat orangnya sehingga suasana menjadi tegang. Kecurigaan penduduk semakin bertambah besar sehingga Ibu Cabe Rawit akhirnya menjelaskan suara siapa yang keluar dari dalam rumahnya. Dia tidak hanya menjelaskan asal muasal Cabe Rawit, tetapi juga bagaimana ia bisa hidup sejahtera selama ini walau tidak bekerja.

Penjelasan itu akhirnya membuat seluruh penduduk mahfum dan berbalik menjadi simpatik. Mereka pun lalu sepakat untuk membuatkan rumah yang lebih layak bagi Cabe Rawit dan ibunya. Selain itu, mereka juga memberikan segala keperluan untuk hidup sehingga Cabe Rawit tidak perlu lagi pergi ke pasar dan menakuti para pedagang untuk mendapatkan makanan.



Sekian dan Terimakasih

SOURCE: Sumber Cerita (Dikunjungi ya)

Siang semuanya

Hari ini posting tentang CERITA MELAYU KLASIK dapet ide untuk memposting ini karena tadi disekolah dapat tugas mencari CERITA MELAYU KLASIK jadi sekalian bantu yang dapat tugas begini hehehe
Cek aja langsung ke TKP

KISAH RAMAYANA


Dikisahkan di sebuah negeri yang bernama Mantili berada seorang puteri nan cantik jelita bernama Dewi Sinta. Dia seorang puteri raja negeri Mantili yaitu Prabu Janaka. Suatu hari sang Prabu mengadakan sayembara untuk mendapatkan sang Pangeran bagi puteri tercintanya. Pada akhirnya sayembara itu dimenangkan oleh Putera Mahkota Kerajaan Ayodya, yang bernama Rama. Dalam kisah ini juga ada seorang Alengkadiraja yaitu Prabu Rahwana yang juga sedang kasmaran, namun bukan kepada Dewi Sinta tetapi dia ingin memperistri Dewi Widowati. Dari penglihatan Rahwana, Sinta dianggap sebagai titisan Dewi Widowati yang selama ini diimpikannya. Dalam sebuah perjalanan Rama dan Sinta yang disertai Lesmana adiknya, sedang melewati hutan belantara yang dinamakan hutan Dandaka. Si  raksasa Prabu Rahwana mengintai mereka bertiga, khususnya Sinta. Rahwana ingin menculik Sinta untuk dibawa ke istananya dan dijadikan istri, dengan siasatnya Rahwana mengubah seorang hambanya bernama Marica menjadi seekor kijang kencana. Dengan tujuan memancing Rama pergi memburu kijang jadi-jadian itu, karena Dewi Sinta menginginkannya. Dan memang benar setelah melihat keelokan kijang tersebut, Sinta meminta Rama untuk menangkapnya. Karena permintaan sang istri tercinta maka Rama berusaha mengejar kijang seorang diri sedangkan Sinta dan Lesmana menunggui.

Dalam waktu sudah cukup lama ditinggal berburu, Sinta mulai mencemaskan Rama maka meminta Lesmana untuk mencarinya. Sebelum meninggalkan Sinta seorang diri Lesmana tidak lupa membuat perlindungan guna menjaga keselamatan Sinta yaitu dengan membuat lingkaran magis. Dengan lingkaran ini Sinta tidak boleh mengeluarkan sedikitpun anggota badannya agar tetap terjamin keselamatannya, jadi Sinta hanya boleh bergerak-gerak sebatas lingkaran tersebut. Setelah kepergian Lesmana, Rahwana mulai beraksi untuk menculik, namun usahanya gagal karena ada lingkaran magis tersebut. Rahwana mulai mencari siasat lagi, caranya ia menyamar yaitu dengan mengubah diri menjadi seorang brahmana tua dan bertujuan mengambil hati Sinta untuk memberi sedekah. Ternyata siasatnya berhasil membuat Sinta mengulurkan tangannya untuk memberi sedekah, secara tidak sadar Sinta telah melanggar ketentuan lingkaran magis yaitu tidak diijinkan mengeluarkan anggota tubuh sedikitpun. Saat itu juga Rahwana tanpa ingin kehilangan kesempatan ia menangkap tangan dan menarik Sinta keluar dari lingkaran. Selanjutnya oleh Rahwana, Sinta dibawa pulang ke istananya di Alengka. Saat dalam perjalanan pulang itu terjadi pertempuran dengan seekor burung Garuda yang bernama Jatayu yang hendak menolong Dewi Sinta. Jatayu dapat mengenali Sinta sebagai puteri dari Janaka yang merupakan teman baiknya, namun dalam pertempuan itu Jatayu dapat dikalahkan Rahwana.

Disaat yang sama Rama terus memburu kijang kencana dan akhirnya Rama berhasil memanahnya, namun kijang itu berubah kembali menjadi raksasa. Dalam wujud sebenarnya Marica mengadakan perlawanan pada Rama sehingga terjadilah pertempuran antar keduanya, dan pada akhirnya Rama berhasil memanah si raksasa. Pada saat yang bersamaan Lesmana berhasil menemukan Rama dan mereka berdua kembali ke tempat semula dimana Sinta ditinggal sendirian, namun sesampainya Sinta tidak ditemukan. Selanjutnya mereka berdua berusaha mencarinya dan bertemu Jatayu yang luka parah, Rama mencurigai Jatayu yang menculik dan dengan penuh emosi ia hendak membunuhnya tapi berhasil dicegah oleh Lesmana. Dari keterangan Jatayu mereka mengetahui bahwa yang menculik Sinta adalah Rahwana. Setelah menceritakan semuanya akhirnya burung garuda ini meninggal.

Mereka berdua memutuskan untuk melakukan perjalanan ke istana Rahwana dan ditengah jalan mereka bertemu dengan seekor kera putih bernama Hanuman yang sedang mencari para satria guna mengalahkan Subali. Subali adalah kakak dari Sugriwa paman dari Hanuman, Sang kakak merebut kekasih adiknya yaitu Dewi Tara. Singkat cerita Rama bersedia membantu mengalahkan Subali, dan akhirnya usaha itu berhasil dengan kembalinya Dewi Tara menjadi istri Sugriwa. Pada kesempatan itu pula Rama menceritakan perjalanannya akan dilanjutkan bersama Lesmana untuk mencari Dewi Sinta sang istri yang diculik Rahwana di istana Alengka. Karena merasa berutang budi pada Rama maka Sugriwa menawarkan bantuannya dalam menemukan kembali Sinta, yaitu dimulai dengan mengutus Hanuman ke istana Alengka mencari tahu Rahwana menyembunyikan Sinta dan mengetahui kekuatan pasukan Rahwana.

Taman Argasoka adalah taman kerajaan Alengka tempat dimana Sinta menghabiskan hari-hari penantiannya dijemput kembali oleh sang suami. Dalam Argasoka Sinta ditemani oleh Trijata kemenakan Rahwana, selain itu juga berusaha membujuk Sinta untuk bersedia menjadi istri Rahwana. Karena sudah beberapa kali Rahwana meminta dan memaksa Sinta menjadi istrinya tetapi ditolak, sampai-sampai Rahwana habis kesabarannya ingin membunuh Sinta namun dapat dicegah oleh Trijata. Di dalam kesedihan Sinta di taman Argasoka ia mendengar sebuah lantunan lagu oleh seekor kera putih yaitu Hanuman yang sedang mengintainya. Setelah kehadirannya diketahui Sinta, segera Hanuman menghadap untuk menyampaikan maksud kehadirannya sebagai utusan Rama. Setelah selesai menyampaikan maksudnya Hanuman segera ingin mengetahui kekuatan kerajaan Alengka. Caranya dengan membuat keonaran yaitu merusak keindahan taman, dan akhirnya Hanuman tertangkap oleh Indrajid putera Rahwana dan kemudian dibawa ke Rahwana. Karena marahnya Hanuman akan dibunuh tetapi dicegah oleh Kumbakarna adiknya, karena dianggap menentang maka Kumbakarna diusir dari kerjaan Alengka. Tapi akhirnya Hanuman tetap dijatuhi hukuman yaitu dengan dibakar hidup-hidup, tetapi bukannya mati tetapi Hanuman membakar kerajaan Alengka dan berhasil meloloskan diri. Sekembalinya dari Alengka, Hanuman menceritakan semua kejadian dan kondisi Alengka kepada Rama. Setelah adanya laporan itu, maka Rama memutuskan untuk berangkat menyerang kerajaan Alengka dan diikuti pula pasukan kera pimpinan Hanuman.

Setibanya di istana Alengka terjadi peperangan, dimana awalnya pihak Rahwana dipimpin oleh Indrajid. Dalam pertempuran ini Indrajid dapat dikalahkan dengan gugurnya Indrajid. Alengka terdesak oleh bala tentara Rama, maka Kumbakarna raksasa yang bijaksana diminta oleh Rahwana menjadi senopati perang. Kumbakarna menyanggupi tetapi bukannya untuk membela kakaknya yang angkara murka, namun demi untuk membela bangsa dan negara Alengkadiraja. Dalam pertempuran ini pula Kumbakarna dapat dikalahkan dan gugur sebagai pahlawan bangsanya. Dengan gugurnya sang adik, akhirnya Rahwana menghadapi sendiri Rama. Pada akhir pertempuran ini Rahwana juga dapat dikalahkan seluruh pasukan pimpinan Rama. Rahwana mati terkena panah pusaka Rama dan dihimpit gunung Sumawana yang dibawa Hanuman.

Setelah semua pertempuran yang dasyat itu dengan kekalahan dipihak Alengka maka Rama dengan bebas dapat memasuki istana dan mencari sang istri tercinta. Dengan diantar oleh Hanuman menuju ke taman Argasoka menemui Sinta, akan tetapi Rama menolak karena menganggap Sinta telah ternoda selama Sinta berada di kerajaan Alengka. Maka Rama meminta bukti kesuciannya, yaitu dengan melakukan bakar diri. Karena kebenaran kesucian Sinta dan pertolongan Dewa Api, Sinta selamat dari api. Dengan demikian terbuktilah bahwa Sinta masih suci dan akhirnya Rama menerima kembali Sinta dengan perasaan haru dan bahagia. Dan akhir dari kisah ini mereka kembali ke istana Ayodya.


HASIL ANALISIS

Tema                   :  Kepahlawanan dan percintaan.
Bukti                   : Kisah yang menceritakan tentang seseorang yang berjiwa   pahlawan dan sangat mencintai istrinya.
Alur                    :  Menggunakan alur maju
Bukti                   : Kisah dimulai dari sorang prabu Janaka yang mengadakan sayembara untuk mendapatkan sang Pangeran bagi puteri tercintanya. Kemudian seorang pemuda yang bernama Rama sebagai pemenang dari sayembara tersebut. Dilanjutkan dengan kisah cinta mereka dalam melewati hutan Dandaka. Sinta diculik oleh seorang raksasa yaitu prabu Rahwana. Dengan bantuan seekor kera putih yang bernama Hanuman, Rama dapat kembali menemukan Sinta. Jadi, kisah ini ditulis dan disusun dengan menggunakan alur maju.

Latar                  : 
Latar tempat
1.        Kerajaan Mantili
Bukti            : Dikisahkan di sebuah negeri yang bernama Mantili berada seorang puteri nan cantik jelita bernama Dewi Sinta. Dia seorang puteri raja negeri Mantili yaitu Prabu Janaka. Suatu hari sang Prabu mengadakan sayembara untuk mendapatkan sang Pangeran bagi puteri tercintanya.
2.        Hutan Dandaka
Bukti            : Dalam sebuah perjalanan Rama dan Sinta yang disertai Lesmana adiknya, sedang melewati hutan belantara yang dinamakan hutan Dandaka

3.        Kerajaan Alengka
Bukti            : Setibanya di istana Alengka terjadi peperangan, dimana awalnya pihak Rahwana dipimpin oleh Indrajid.
4.        Taman Argasoka
Bukti            : Taman Argasoka adalah taman kerajaan Alengka tempat dimana Sinta menghabiskan hari-hari penantiannya dijemput kembali oleh sang suami. Dalam Argasoka Sinta ditemani oleh Trijata kemenakan Rahwana, selain itu juga berusaha membujuk Sinta untuk bersedia menjadi istri Rahwana.

Latar suasana
1.        Suasana cemas
Bukti            : Dalam waktu sudah cukup lama ditinggal berburu, Sinta mulai mencemaskan Rama maka meminta Lesmana untuk mencarinya.
2.        Suasana yang penuh ketegangan
Bukti           : Dalam wujud sebenarnya Marica mengadakan perlawanan pada Rama sehingga terjadilah pertempuran antar keduanya, dan pada akhirnya Rama berhasil memanah si raksasa.
                        Selanjutnya mereka berdua berusaha mencarinya dan bertemu Jatayu yang luka parah, Rama mencurigai Jatayu yang menculik dan dengan penuh emosi ia hendak membunuhnya tapi berhasil dicegah oleh Lesmana.
3.        Suasana sedih
Bukti            : Di dalam kesedihan Sinta di taman Argasoka ia mendengar sebuah lantunan lagu oleh seekor kera putih yaitu Hanuman yang sedang mengintainya.
4.        Suasana bahagia dan haru
Bukti            : Karena kebenaran kesucian Sinta dan pertolongan Dewa Api, Sinta selamat dari api. Dengan demikian terbuktilah bahwa Sinta masih suci dan akhirnya Rama menerima kembali Sinta dengan perasaan haru dan bahagia.

Penokohan                 :
1.        Rama           : Pemberani, baik hati, memiliki jiwa ksatria.
Bukti            : Sinta meminta Rama untuk menangkap seekor kijang. Karena permintaan sang istri tercinta maka Rama berusaha mengejar kijang seorang diri.                                                         Rama bersedia membantu mengalahkan Subali, dan akhirnya usaha itu berhasil dengan kembalinya Dewi Tara menjadi istri Sugriwa.                                                                          Setibanya di istana Alengka terjadi peperangan, pada akhir pertempuran ini Rahwana juga dapat dikalahkan seluruh pasukan pimpinan Rama. Rahwana mati terkena panah pusaka Rama.
2.        Sinta             :  Penolong dan setia.
Bukti            : Rahwana mulai mencari siasat lagi, caranya ia menyamar yaitu dengan mengubah diri menjadi seorang brahmana tua dan bertujuan mengambil hati Sinta untuk memberi sedekah. Ternyata siasatnya berhasil membuat Sinta mengulurkan tangannya untuk memberi sedekah. Rama meminta bukti kesucian dan kesetiaan Sinta, yaitu dengan melakukan bakar diri. Karena kebenaran kesucian Sinta dan pertolongan Dewa Api, Sinta selamat dari api. Dengan demikian terbuktilah bahwa Sinta masih suci.
3.        Lesmana      : Penyabar dan baik hati.
Bukti            : Rama mencurigai Jatayu yang menculik dan dengan penuh emosi ia hendak membunuhnya tapi berhasil dicegah oleh Lesmana.                                                              Sebelum meninggalkan Sinta seorang diri Lesmana tidak lupa membuat perlindungan guna menjaga keselamatan Sinta yaitu dengan membuat lingkaran magis.

4.        Rahwana     : Jahat dan serakah.
Bukti            : Prabu Rahwana yang juga sedang kasmaran, namun bukan kepada Dewi Sinta tetapi dia ingin memperistri Dewi Widowati. Dari penglihatan Rahwana, Sinta dianggap sebagai titisan Dewi Widowati yang selama ini diimpikannya. Kemudian Rahwana menculik Sinta untuk dibawa ke istananya dan dijadikan istri.
5.        Indrajid       :  Jahat namun patuh kepada orang tuanya.
Bukti            : Hanuman tertangkap oleh Indrajid putera Rahwana dan kemudian dibawa ke Rahwana.
6.        Kumabakarna : Seorang pemimpin yang selalu memikirkan rakyatnya, berjiwa besar sebagai ksatria dan bijaksana.
Bukti            : Alengka terdesak oleh bala tentara Rama, maka Kumbakarna raksasa yang bijaksana diminta oleh Rahwana menjadi senopati perang. Kumbakarna menyanggupi tetapi bukannya untuk membela kakaknya yang angkara murka, namun demi untuk membela bangsa dan negara Alengkadiraja. Dalam pertempuran ini pula Kumbakarna dapat dikalahkan dan gugur sebagai pahlawan bangsanya.
7.        Hanuman    : Penolong yang baik hati dan cerdik.
Bukti            : Hanuman membantu Rama dengan pergi ke istana Alengka untuk mencari tahu dimana Rahwana menyembunyikan Sinta dan mengetahui kekuatan pasukan Rahwana.
                        Setelah selesai menyampaikan maksudnya Hanuman segera ingin mengetahui kekuatan kerajaan Alengka. Caranya dengan membuat keonaran yaitu merusak keindahan taman, dan akhirnya Hanuman tertangkap oleh Indrajid putera Rahwana dan kemudian dibawa ke Rahwana. Dan Hanuman dijatuhi hukuman yaitu dengan dibakar hidup-hidup, tetapi bukannya mati tetapi Hanuman membakar kerajaan Alengka dan berhasil meloloskan diri.

8.        Sugriwa       : Baik hati dan sbagai penolong.
Bukti            : Karena merasa berutang budi pada Rama maka Sugriwa menawarkan bantuannya dalam menemukan kembali Sinta.
9.        Trijata         : Baik hati dan sebagai penolong Sinta.
Bukti            : Karena sudah beberapa kali Rahwana meminta dan memaksa Sinta menjadi istrinya tetapi ditolak, sampai-sampai Rahwana habis kesabarannya ingin membunuh Sinta namun dapat dicegah oleh Trijata.
10.    Burung Jatayu : Sebagai burung yang setia kepada sahabatnya.
Bukti            : Saat dalam perjalanan pulang itu terjadi pertempuran dengan seekor burung Garuda yang bernama Jatayu yang hendak menolong Dewi Sinta. Jatayu dapat mengenali Sinta sebagai puteri dari Janaka yang merupakan teman baiknya, namun dalam pertempuan itu Jatayu dapat dikalahkan Rahwana.
11.    Marica         : Seorang hamba Rahwana yang setia.

Amanat yang tersirat            : 
1.        Jangan suka mengambil sesuatu yang bukan hak milik kita.
2.        Kita memiliki kewajiban untuk membalas budi kepada seseorang.
3.        Menjaga kepercayaan yang diberikan seseorang.


Hehehe...Keren kan ceritanya semoga membantu Teman-Teman yang senasib dapat tugas gini hehehe

SOURCE: Sumber cerita dari blog it's My Life (dikunjungi ya)